JANGAN SEKEDAR DOKTER BIASA !!!

By |2019-12-08T22:06:02+07:00December 8th, 2019|Artikel Kedokteran|0 Comments

Dokter adalah profesi mulia. Profesi yang diinginkan oleh kebanyakan siswa saat masih sekolah. Sampai saat ini dokter masih dianggap sebagai profesi mulia, terhormat dan selalu menjadi sorotan. Dokter adalah profesi yang memiliki tanggung jawab untuk memberikan layanan kesehatan dengan menjaga rahasia dan kehormatan pasien atas penyakitnya. karena profesi ini memiliki tanggung jawab sangat besar, tentu profesi ini harus dilakoni oleh orang terpilih dan terbaik, bukan untuk sembarangan orang, apalagi hanya untuk menumpuk harta kekayaan. Jika seorang dokter mengetahui betapa tinggi kedudukan dan kemuliaan profesinya, maka  dia seharusnya berusaha melakukan sesuatu yang sejalan dengan profesi dan kedudukannya serta menjaga kehormatan dirinya dengan meninggalkan semua sikap jelek yang tidak sesuai dengan profesi dan perintah agama islam.

Setiap muslim yang memiliki pekerjaan dan profesi apapun harus menjadikan agama sebagai landasan dan pedoman, termasuk pula seorang dokter. Mendengarkan, menetapkan diagnosis dan memberikan terapi kepada pasien tidaklah cukup, seorang dokter dituntut juga untuk mencerminkan prilaku layaknya seorang muslim dalam prakteknya. Seorang dokter dalam prakteknya tidak hanya mengedepankan pengetahuan kedokteran saja, tetapi juga berperilaku akhlaul karimah dan menanamkan pemahaman agama terhadap pasiennya. Hal ini diharapkan dapat menciptakan hubungan intrapersonal dokter-pasien yang berkualitas dan memberikan kenyamanan serta mempercepat proses penyembuhan pasien.

Seorang dokter muslim adalah bagian dari masyarakat islam dan harus siap melayani masyarakat. Seorang dikatakan dokter Muslim bukan karena dilakoni oleh seorang muslim saja, melainkan karena mencerminkan prilaku yang  islam dalam menjalankan praktek kedokteran. Seorang dokter muslim tentu tidak saja mengobati orang muslim saja, namun juga untuk seluruh masyarakat termasuk pula non-muslim didalamnya.

Harus dipahami, Tugas dan peran dokter muslim lebih besar dan berat dibandingkan dengan dokter-dokter barat, yang notabennya dalam praktek kesehatan mereka lebih moderat dan canggih. Seorang dokter muslim dituntut untuk melibatkan aspek spiritual (rohani) yang sering sekali dilupakan dan diremehkan, padahal ia memiliki porsi yang besar dalam proses penyembuhan penyakit. Aspek spiritual inilah yang sama sekali tidak diterapkan oleh dokter-dokter barat.

Seorang dokter muslim harus sudah memiliki pemahaman dan pengamalan agama yang baik. Pengamalan agama yang benar akan memberikan ketenangan hati, ketegasan sikap dan kejernihan pikiran dalam menyikapi masalah. Seorang dokter muslim yang menjaga ibadahnya sudah barang tentu menjalankan amanah  profesinya dengan baik, bebas dari intervensi apapapun dan siapapun; tahu bagaimana cara bertutur kata yang sopan, berpakaian, cara memeriksa pasien lawan jenis, cara shalat dalam keadaan darurat, tahu bagaimana berprilaku dengan sesama sejawat serta tidak mementingkan materi belaka.

Dan yang terpenting dari itu semua, seorang dokter wajib menyandarkan semua Ikhtiarnya kepada Allah untuk membantu pasien sehingga dalam memberikan pelayanan kesehatan semua dikembalikan kepada pertolongan Allah, karena sehat dan sakit itu datangnya dari Allah. Begitu juga saat berhadapan dengan pasien, seorang dokter harus pula memberikan pemahaman kepada pasien untuk selalu berdoa dan memohon kesembuhan kepada Allah, senantiasa bersabar atas penyakitnya dan berprasangka baik atas taqdir Allah SWT. Apa yang dilakukan dokter hanyalah sebuah usaha, dan hasilnya kembali kepada Allah SWT.

Al Bukhari

About the Author:

Leave A Comment